Suatu negara dapat dikatakan makmur ketika pembangunan ekonominya berlangsung lancar. Tidak hanya di wilayah perkotaan, pembangunan ekonomi juga selayaknya dilakukan di wilayah pedesaan. Pembangunan nasional bisa dikatakan lancar bila mampu mencakup tingkat yang paling bawah, yakni di pedesaan. Hanya saja, pembangunan nasional di Indonesia hingga saat ini masih tampak mengalami ketimpangan. Satu wilayah terlihat lebih maju, sementara wilayah lainnya terlihat jauh tertinggal. Ada banyak faktor penyebab ketimpangan ekonomi. Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi yang belum merata ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti :

- Ketimpangan pembangunan infrastruktur

- Ketimpangan kualitas SDM

- Ketimpangan sumber energi yang terpusat (Atmojo dkk, 2017 : 127).

Dengan latar belakang masalah ini, Zakatku menghadirkan program KAMPUNG MANDIRI INSANI sebagai ikhtiar mengatasi masalah ketimpangan pembangunan ini. Salah satu strateginya adalah dengan mengoptimalkan potensi Zakat Infaq Sadaqah dalam pembangunan ekonomi pedesaan.

KAMPUNG MANDIRI INSANI

Merupakan program pemberdayaan komunitas untuk meningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penguatan interaksi sosial, peningkatan kapasitas skill produktif dan pengembangan potensi lokal masing-masing daerah.

Program ini bertujuan untuk :

  1. Meningkatkan produktifitas masyarakat dengan melakukan aktivitas yang bernilai produktif bagi masyarakat.
  2. Meningkatkan keterampilan dan kualitas penerima manfaat program dengan mengadakan pelatihan skill produktif sesuai dengan potensi daerah lokal.
  3. Mengadakan kegiatan pembinaan berupa pelatihan motivasi , manajemen usaha, bimbingan belajar, pengembangan keterampilan dan pembinaan agama untuk masyarakat. Kegiatan pembinaan ini berorientasi pada penguatan pendidikan dan nilai spiritual untuk masyarakat di wilayah binaan.

DONASI PROGRAM DI MULAI DARI Rp. 100.000,-

Donasi