Zakat selain kental dengan nilai sosial, ia juga sarat dengan nilai menyucikan jiwa. Dalam surat At-Taubah ayat 103 Allah Ta’ala menyampaikan bahwa zakat berfungsi menyucikan jiwa juga harta sang muzaki.

Ya, harta dapat menjadi racun yang mematikan. Mematikan keimanan dan kebersihan hati.

Jika racun tersebut menyatu dan menyebar didalam tubuh, maka bukan tidak mungkin sifat-sifat para pembangkang seperti Fir’aun yang gila jabatan dan Qarun yang gila harta akan bersemayam pada jiwa.

Penawar racun dan pembersih jiwa ini adalah zakat. Zakat membentuk pribadi yang peduli dengan sesama sekaligus simbol kepatuhan pada syariat yang Allah telah tentukan.

Oleh karena itu, jangan tinggalkan zakat ya sahabat!