Menjelang kelulusannya, Firman khawatir tidak bisa mendapatkan ijazah. Padahal, ia ingin segera bekerja untuk membantu ayah dan ibunya. Sedangkan salah satu syarat bekerja adalah harus memiliki ijazah.

Sudah dua tahun Firman tidak membayar SPP. Ayah Firman, Pak Bukhori, hanya bekerja sebagai satpam di salah satu restoran di kota Bandung. Penghasilannya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Saat awal pandemi kemarin, Pak Bukhori di PHK. Pak Bukhori pun hanya pasrah karena memang restorannya sangat sepi pengunjung, dampak dari PSBB. Saat ini ia hanya bekerja serabutan, yaitu membuat pelampung pancing.

Sahabat, ayo bantu orang tua Firman memperjuangkan kelulusan anaknya. Sedikit kebaikan dari Sahabat membuat Firman bisa mendapatkan ijazah-nya sehingga ia bisa bekerja di masa depan nanti.