Satu minggu sebelum hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah menjadi hari yang tidak bisa dilupakan oleh Sultan. Bukan tentang baju baru atau sepatu baru, justru hari itu hari terakhir ia bercengkrama dengan sang ibu. Ibu Komalasari wafat setelah satu tahun terakhir berjuang keras melawan sakit komplikasi yang dideritanya.

Kini Sultan sendiri menemani sang ayah berjuang melanjutkan kehidupan. Sultan akan segera menginjak masa sekolah menengah atas tahun ini. Dia berharap bisa membantu sang ayah untuk mencari biaya berbagai kebutuhan. Sang ayah bekerja serabutan mulai dari tukang bangunan, memperbaiki perabotan tetangga, hingga bekerja sebagai buruh. Program Beasiswa Yatim-Dhuafa ini sangat disyukuri oleh Sultan dan keluarga.

Sahabat, yuk sama-sama kita dukung Sultan, tulis "Semangat Sultan" di kolom komentar ya. Semoga Sultan terus semangat menyelesaikan pendidikannya. kamu juga bisa ikut berdonasi untuk sahabat-sahabat kita seperti Sultan melalui rekening:
BNI 722 822 2006
BSM 1200 6200 69
a.n Zakatku Bakti Persada

Konfirmasi donasi via WA di 0815 7200 2006